Selasa, 14 September 2010

Pentingnya Konsep dalam Membangun Jati Diri


Oleh: Bayu Mega Prasetya, S.E.
           
Entah mau memulainya dari mana, akan tetapi saya akan sedikit bercerita mengenai masa lalu ketika saya masih sekolah di bangku SMA. Ketika itu saya sama sekali tidak menyadari betapa pentingnya yang namanya akan kesadaran dirilah, bekerja keraslah, apalagi yang namanya membangun konsep. Saya teringat ketika hari senin pagi yang cerah yaitu rutinitas kegiatan upacara bendera (wah jadi teringat masa-masa SMA neh… :D) dan guru pembina sedang memberikan ceramah. Pada saat itu beliau sedang memberikan ceramah yang bertemakan tentang ‘Konsep’. (^_^)” Yang namanya anak muda apalagi jamannya SMA pasti bingung tuh yang mendengarkan istilah-istilah asing.
Pada waktu itu saya biarkan saja layaknya masuk telinga kanan dan keluar lewat telinga kiri (he..he…). Akan tetapi setelah beberapa bulan berlalu saya tidak sengaja terpikirkan kembali kata-kata itu dan tepatnya ketika saya beranjak masuk awal kuliah. Akhirnya saya menyadari ternyata betapa pentingnya konsep yang harus dimiliki setiap insan manusia dalam menjalani kehidupan. Sekilas berbalik saya mempertanyakan, “apa seh sebenernya tujuan hidup kita? Apa yang kita cari atau kita lakukan untuk mencapai tujuan itu?” Nah dari sini ternyata saya baru mulai mengerti betapa pentingnya konsep yang harus dimiliki setiap insan manusia di dunia terutama dalam hal menjalani kehidupan yang nantinya akan membawa ke mana pada masa yang akan dating (akhirat). Bagaimana coba kalau manusia itu sendiri tidak mempunyai konsep yang ada di dalam dirinya???

Sekilas teringat dengan Surat Adz Dzaariyaat ayat 56 yang berbunyi, 


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

wamaa khalaqtu ljinna wal-insa illaa liya'buduun 
Artinya:
[51:56] Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
[51:56] And I have not created the jinn and the men except that they should serve Me.

Dari penggalan Ayat Surat Al Qur’an di atas jelas bahwa manusia dan jin diciptakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala tidak lain melainkan untuk mengabdi, menyembah atau beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Kandungan Surat Adz Dzaariyaat ayat 1-60:
Surat Adz Dzaariyaat menerangkan hal-hal yang berhubungan dengan penegasan adanya hari berbangkit, balasan yang diterima orang mukmin dan kafir di akhirat. Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dan kaumnya sebagai bujukan kepada Nabi Muhammad SAW agar jangan bersedih hati terhadap sikap kaumnya yang keras kepala dan selalu mendustakannya. (sumber: alquran-digital.com).
            
Sungguh sangat disayangkan ketika manusia diberi kesempatan untuk dapat menjalani hidup dengan lebih baik diantara manusia lainnya sementara dia tidak mempunyai konsep dalam hidupnya. Jadi renungkanlah… Semoga dengan konsep yang kita bangun selama ini dapat menyelamatkan kita dari kehidupan dunia dan akhirat. Amin Ya Robbal Alamin…

Semoga bermanfaat… J
Fastabiqul Qoirot, (berlomba-lombalah dalam kebaikan)…
Reaksi:

2 komentar:

MITRA mengatakan...

kebanyakan dari kita saya kira mengalami hal seperti itu, semoga dengan motivasi membangun konsep diri memicu generasi muda untuk tidak terlambat menyadari pencarian jati dirinya...!!!

Admin mengatakan...

@Mitra: Amin bro, thanks 4 share.

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews