Selasa, 19 Januari 2010

Memaknai Hidup

Hidup bagaikan air mengalir. Tak tahu akan terbawa ke mana kita nanti. Apalagi bagi orang yang dalam kehidupannya memang kurang dalam memaknai kehidupan. Pepatah Jawa pun juga menyebutkan ‘urip kuwi mung mampir ngombe’ artinya hidup itu cuman mampir minum. Seakan membuat saya berpikir panjang mengenai arti dari pepatah Jawa itu.
Setiap orang pasti menginginkan sukses. Sedangkan apa arti kata sukses itu sendiri dan tolok ukurnya??? Menurut penerawangan saya, sukses itu merupakan hasil pencapaian yang selama ini ingin dicapai oleh seseorang dengan harapan yang besar dalam mencapainya. Kebanyakan orang berpikir sukses ketika bergelut dalam dunia kerja dan mampu membawa sebuah mobil ke kampung halamannya. Padahal sukses secara hakiki tidak hanya mampu memenuhi sukses dalam materi namun imateri juga. Bayangkan jika seseorang sukses dengan membawa sebuah hasil materi akan tetapi dia selalu tidak mendapatkan sukses dalam kebatinan, dan dia tidak merasa bahagia dengan apa yang dia miliki semua. Menurut saya itu termasuk orang yang sukses dunia namun tidak sukses akhirat.
Akhir-akhir ini memang banyak paham masyarakat yang bersifat premisifisme yang berkembang dan hedonisme. Yang membuat semua itu semakin berkembang karena memang tidak ada batasan-batasan di dalam masyarakat. Yang akhirnya semakin lunturnya nilai-nilai agama. Dulu orang desa yang dikenal kalem dan sopan sekarang menjadi individual dan cenderung berkelompok, dan juga menjadi pribadi yang jarang menyapa kepada orang yang lebih tua padahal itu merupakan ciri khas orang desa. Itu merupakan sekelumit contoh kecil dari memaknai hidup.
Memang hidup ini penuh dengan misteri di dalamnya sehingga manusia sulit untuk memahami dan memutuskan yang terbaik. Yang bisa manusia lakukan hanyalah melihat, menelaah, mempelajari sesuatu yang kemungkinan membawa dalam kesuksesan dunia dan akhirat. Semoga kita sebagai manusia biasa yang hanya bisa berdoa dan berikhtiar kepada Sang Pencipta bisa memilih kehidupan yang baik di dalamnya yang berguna bagi sesama tanpa mengesampingkan ajaran Agama tentunya.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews